Tuesday, March 11, 2008

Who most powerfull...?


Pada waktu Allah menciptakan gunung-gunung di muka bumi, bergetarlah seluruh jagat raya ini. Kemudian para malaikat bertanya pada Allah, "ya Rabbi, adakah yang lebih dahsyat lagi dari gunung?"

Kemudian Allah menjawab, "Ada, yang lebih dahsyat dan hebat dari gunung adalah besi baja..." Kemudian malaikat bertanya lagi, "Adakah yang lebih hebat dan kuat dari sebuah besi dan baja?" Allah menjawab, "Ada, yang lebih hebat dan kuat dari sebuah besi dan baja adalah api..." Kemudian para malaikatpun bertanya lagi, " Adakah yang lebih hebat dan kuat dari api?" Allah menjawab, " Ada, yang lebih hebat dan kuat dari api adalah air"


Kemudian para malaikat bertanya lagi, "Adakah yang lebih hebat dan kuat dari air?" Allah menjawab, "Ada, yang lebih kuat dan hebat dari air adalah angin....."

Sunday, March 9, 2008

how can i leave you...

Akhirnya, setelah kurang lebih 4 taun lebih "dikit" q dah kelar ama kuliahku. Akhirnya, q tinggalkan (sementara) semua tugas-tugas kuliah n potokopian bahan ujian yang selalu kuributkan kala ujian tiba (hehehe...! ketok malese...!). Rasanya waktu ini berjalan cepet banget! perasaan baru kemaren q daftar jadi mahasiswa, rasanya baru kemaren q di-"plonco" ma senior2q...rasanya baru kemaren q asyik berkutat ama kegiatan organisasi kampus...hmmmmhh...

Rasanya berat banget kalo harus ninggalin Jogja. Apalagi ninggalin semua temen2 yang udah sama-sama menggoreskan sebagian perjalanan dalam hidup ini...(ce ileeeee...!). Iya bener banget prend...!

Seandainya aja nggak ada alasan "itu" yang membuat aq harus minggat dari kota adem ayem ini, mungkin aq akan lebih memilih tuk tinggal di sini.... But, katanya Om Reynald kasali kan kita harus CHANGE untuk kehidupan yang lebih baik.

Entah kenapa, tiba-tiba aja pengen posting beberapa kisah yang sempet terdokumentasikan beberapa waktu yang lalu.


dari kiri kekanan : Mas Cey, Ayib, me, Ozix

Foto di atas diambil sewaktu q masih kerja di Syafa'at Advertising... waktu itu pas liburan trus kita maen2 ke Air Terjun di daerah Bantul...wuih seru abisssssss...!

hmm...tengah hutan enaknya bakar ikan...!


Don't try this at home...! Professional only...!




ini dia salah satu korban "genocide" hehehe

it was amazing...

Special thanks to :
Pak Bey, yang udah menjerumuskanku ke dalam Syafa'at Advertising...hehehe
Pak Andika, atas masukan dan motivasinya selama ini
Mas Cey, yang udah bangunin Shubuh setiap hari, hahahaha...!
Uuk, Ipunk, Ayip, n Mbak Hikmah dunia ini nggak seru tanpa kalian berempat, mmmuuuach...! (lho...?)
Mbak Intan, (menarik nafas panjang)..... hehehehe!

n tuk semua temen2 yang nggak mungkin disebutin satu2 di sini, meskipun ndeso dan katrok, kalian tetep sahabatku...wakakakakak...

Friday, March 7, 2008

Audisi "Super Hero of The World"


Kita tentu udah menyaksikan dan bahkan merasakan sendiri, bahwa kondisi ummat Islam kini sedang mengalami keterpurukan di segala bidang. Nggak ada sejarahnya di negeri ini harga BBM menurun, apalagi listrik, terutama sembako. Kita tentu masih merasakan dibekeli oleh ortu uang Rp. 500 saat SD dulu, dimana dengan jumlah itu kita bisa beli berbagai macam jajanan di sekolah. Sekarang...? hmmm, sepertinya udah naek 10x lipat. Anak umur TK aja barangkali udah pegang uang jajan sebanyak Rp. 5000,-... Belum lagi kalo kita bicara kemiskinan, sesungguhnya ummat Islam tengah mengalami 'pemiskinan'. Ummat yang mestinya merasakan nikmatnya BBM gratis, pendidikan gratis, biaya kesehatan gratis, (paling enggak murah), dsb. Nyatanya itu semua hanya isapan jempol saja. Saking parahnya, masyarakat pada umumnya bahkan mengatakan utopis BBM murah bahkan gratis, apalagi biaya pendidikan. Apa bener BBM nggak mugkin gratis? (Insya Allah kita bahas di edisi selanjutnya).


Melihat kondisi ummat yang begitu terpuruk, tentu kita akan selalu mengharap dan mengharap. Memohon dan memohon, berdoa dan berdoa agar di tengah-tengah kita diutus seorang "Ratu Adil" yang akan menjadi "Super Hero" buat rakyat Indonesia. Kita akan selalu berharap akan kedatangan "Imam Mahdi" yang akan menyelesaikan semua problem yang menimpa ummat Islam. Kita juga selalu menunggu akan datangnya satu keajaiban yang dalam sekejap bisa membuat kita makmur sentosa. (hehehehe...!!!)


Namun, mengapa permohonan kita selama ini tidak kunjung terwujud? Apakah do'a kita selama ini "tidak didengar" oleh Allah SWT...? Apakah kurang banyak orang sholeh di negeri ini untuk bermunajat kepadaNya? Atau sudah terlalu banyak orang-orang bejat di negeri ini sehingga sulit cari "tukang do'a" yang ikhlas? Ibarat punduk merindukan bulan, seolah harapan/impian kita selama ini sangat tidak mungkin alias mustahil bin mustahal bisa terwujud. Tentu kita akan berpikir kemudian, pasti ada yang salah...! Apakah pada diri kita? masyarakat kita? para pemimpin kita? atau pada negara kita? Mungkinkah negeri ini telah menjadi "Syurga yang terkutuk"...?

Saudaraku..., mari kita pikirkan sejenak. Mengapa kita tidak berpikir sebaliknya? Bahwa sang "Pahlawan Besar" itu adalah diri kita sendiri? Bahwa Tokoh besar yang akan menjadi penyelamat bangsa adalah diri kita sendiri...? Mengapa kita tidak berhenti berharap dan berharap, menunggu dan menunggu datangnya sang "Pahlawan Besar", lalu berusaha mewujudkan harapan seluruh bangsa ini dengan tangan kita sendiri...?


hal ini tentu akan membuat kita berpikir ribuan kali untuk menjawab pertanyaan "nyeleneh" itu. Bener nggak?

Mengapa kita selalu terjebak dengan sesuatu yang tidak pernah kita temui dalam realitas kehidupan ini ? Kita merasa lemah, kita merasa tidak mampu, kita terlalu sibuk dengan cari uang, pikiran kita terlalu sibuk untuk ngurusi diri sendiri...! Gimana mau ngurusi orang lain? ngurusi diri sendiri aja susah banget...!!!!

Bisa kita bayangkan, gimana susahnya cari kerja di negeri subur n kaya minyak ini... ckckckckck.... iya nggak prend...?????

Tapi..., pernahkah kita membayangkan orang-orang hebat dunia...? Nabiyullah SAW, Umar bin Al Khattab, Sholahuddin Al-Ayubi, Albert Einstein, Thomas Alfa Edison....? Gimana kisah mereka menggoreskan sejarah menakjubkan di dunia? Kenapa mereka bisa sementara kita berpikir tidak bisa?


Waktu mereka dalam sehari 24 jam, kita juga 24 jam!
Mereka butuh makan, kita juga!
Tangan mereka dua, kita juga!
Kaki mereka empat? enggak tuh...!
Mereka punya jimat? enggak tuh! KiJokoBodo yang punya seabrek jimat aja nggak sanggup membendung inflasi di Indonesia ini...? (nggak level gitu loh...! plis deh...!)

Hmmm....pasti ada yang belum kita lakukan sebagaimana mereka lakukan pada dirinya.... Apa itu...?



(to be continued....)

all image support by: corbis.com

Monday, March 3, 2008

Horeeeeeee...nyumbang pengangguran baru...!

hmm...akhirnya kelar juga nih ujian. Ngerjain ampe hampir sesek napas, hehehe...tp it's ok, setelah semuanya kelar lumayan cukup bikin lega. Paling enggak, bisa bernafas barang 2-3 hari deh. Bisa ketawa-ketiwi bareng temen2. Apalagi kalo ada temen yang belon kelar2, wah ni sasaran empuk buat "bagi2" pengalaman....hehehe...! (jahat bener).

Lulus, menyenangkan?
Ternyata dipikir2, bagi kebanyakan orang lulus tuh nikmatnya cuma sesaat doank. Abis itu, pusing deh mikirin cari kerja. Apalagi sekarang tuntutan dunia kerja semakin selektif. Nggak ngasal nerima orang. Bahkan bisa gawat kalo kita nggak punya "kenalan" dari suatu perusahaan. Minimal satpam deh, hehehehehehe.......

Buat siapapun yang baru jadi sarjana, kayaknya perlu pikir panjang nih (terutama yang baru menyusun rancangan masa depannya). Soalnya sebagaimana pernah diterbitkan salah satu koran nasional (sori, lupa namanya, kalo gak salah republika). Bahwa jumlah pengangguran paling besar angkanya adalah pengangguran terdidik, yaitu sejumlah 70%-an. Waduw...!

(bersambung)....> sambil berkaca pada diri sendiri... :'(