Showing posts with label Bisikan hati. Show all posts
Showing posts with label Bisikan hati. Show all posts

Sunday, March 9, 2008

how can i leave you...

Akhirnya, setelah kurang lebih 4 taun lebih "dikit" q dah kelar ama kuliahku. Akhirnya, q tinggalkan (sementara) semua tugas-tugas kuliah n potokopian bahan ujian yang selalu kuributkan kala ujian tiba (hehehe...! ketok malese...!). Rasanya waktu ini berjalan cepet banget! perasaan baru kemaren q daftar jadi mahasiswa, rasanya baru kemaren q di-"plonco" ma senior2q...rasanya baru kemaren q asyik berkutat ama kegiatan organisasi kampus...hmmmmhh...

Rasanya berat banget kalo harus ninggalin Jogja. Apalagi ninggalin semua temen2 yang udah sama-sama menggoreskan sebagian perjalanan dalam hidup ini...(ce ileeeee...!). Iya bener banget prend...!

Seandainya aja nggak ada alasan "itu" yang membuat aq harus minggat dari kota adem ayem ini, mungkin aq akan lebih memilih tuk tinggal di sini.... But, katanya Om Reynald kasali kan kita harus CHANGE untuk kehidupan yang lebih baik.

Entah kenapa, tiba-tiba aja pengen posting beberapa kisah yang sempet terdokumentasikan beberapa waktu yang lalu.


dari kiri kekanan : Mas Cey, Ayib, me, Ozix

Foto di atas diambil sewaktu q masih kerja di Syafa'at Advertising... waktu itu pas liburan trus kita maen2 ke Air Terjun di daerah Bantul...wuih seru abisssssss...!

hmm...tengah hutan enaknya bakar ikan...!


Don't try this at home...! Professional only...!




ini dia salah satu korban "genocide" hehehe

it was amazing...

Special thanks to :
Pak Bey, yang udah menjerumuskanku ke dalam Syafa'at Advertising...hehehe
Pak Andika, atas masukan dan motivasinya selama ini
Mas Cey, yang udah bangunin Shubuh setiap hari, hahahaha...!
Uuk, Ipunk, Ayip, n Mbak Hikmah dunia ini nggak seru tanpa kalian berempat, mmmuuuach...! (lho...?)
Mbak Intan, (menarik nafas panjang)..... hehehehe!

n tuk semua temen2 yang nggak mungkin disebutin satu2 di sini, meskipun ndeso dan katrok, kalian tetep sahabatku...wakakakakak...

Sunday, December 16, 2007

saat ini...



namanya juga manusia, oleh Allah dibekali satu anugerah yang...subhanallah...Potensi ini hanya Allah berikan khusus pada manusia, tidak pada yang lain, hatta malaikat sebagai satu-satunya makhluk yang taat pada perintahNya...

olehNya, alam ini diciptakan berpasang-pasangan. Ada malam dan siang, matahari dan bulan, terang dan gelap, pria wanita... Nabi Adam as. sebagai manusia pertama pun tak bisa hidup sendirian, lalu Allahpun menciptakan Hawa... nampaknya, dari sinilah kisah cinta bermula. Saat itu, menjadi titik awal sepasang manusia yang bersedia berkorban apapun untuk alasan yang terkadang tak masuk akal. Entahlah...
saat "alasan yang tak masuk akal" itu hadir meracau dalam benak, manakala ia merasuk dalam rongga, saat hati menjadi inangnya... saat itulah, selalu saja muncul berjuta alasan tuk mencari sang penawar. Apa atau siapakah penawar itu... entahlah... yang pasti, ia begitu abstrak namun nyata, ia slalu hadir disaat lupa, memanja saat teringat... frekuensi detak jantung begitu teramat tinggi saat dekat, padahal, dua kutub itu tiada kesamaan, kutub positif dan kutub negatif...

maafkan ya Rabb, terkadang hati ini melupakan Engkau saat hati terjangkit rasa itu pada makhlukMu... ampuni bila terkadang nafsu ini begitu mengelabui akal sehatku... ampuni bila terkadang kaki ini melenceng dari jalanMu ya Rabb...


Allah... sungguh hanya Engkaulah yang Maha Esa... Maha Kuasa... hanya diriMu yang tahu isi hati ini... bila Engkau mengizinkannya, permudahlah kami ya Rabb, jaga hati kami..., namun, bila ini adalah petaka buat kami di sini maupun di sana kelak..., maka jauhkanlah ya Rabb, luluhkanlah hati ini agar tak lagi ingat padanya...


saat ini... sungguh sulit...

Saturday, November 17, 2007

i'll be back


ku hanya berlari....berlari....tiada henti....
karna angeen kan slalu berhembus....
trimakasih sahabatku

-~o)

Monday, August 20, 2007

capek


skripsi...hmmh...ternyata dirimu udah terlalu banyak menyita waktu...menyita pikiran...menyita tenaga...menyita dana..."Oooughh...!!!". Skripsi emang katanya sih jadi bahan penilaian studi kita selama kurang lebih 4 tahunan, atau lebih dari 140 sks mata kuliah yang udah kita telen abis2 di kampus...

Standar penilaian? kayaknya kita kudu mikir lagi deh, soalnya kalo kita terjun ke dunia kerja, yang ditanyain ama HRD satu perusahaan bukan: "Kemaren ngambil judul apa skripsinya mas...?" ato "pake teknik penelitian apa skripsinya?" ckckck....

Yah..terserah deh, pokonya tenagaku, pikiranku, duitku...(O em G) udah dikerahin sekuat mungkin, [meski harus mundur wisuda...Hikz...!] Apapun hasilnya kuserahkan pada gusti Allah....


butuh pendamping



Dipikir-pikir...kayaknya asyik ya punya pendamping hidup? Waktu kita lagi susah, ada yang nemeni, kalo lagi stress...ada yang bikin kita senyum lagi...kalo kita pengen kopi juga ada yang bikinin.

Wah..kayaknya asyiiiiiiiiiiiiiiiiiiik banget...!

Tuesday, June 5, 2007

pokoknya taun ini harus lulus...!!! [...?...]


duh...kalo ditanya lulua taun ini kan...? hehehe gw cuma bisa nyengir denger pertanyaan itu. Paling nggak, yang nanya udah ngerti bahasa isyarat yang gw praktekin. Hmmhhh...rumus 2-2-7 akhirnya kepake juga. 2 centi ke kanan, 2 centi ke kiri, tahan 7 detik...n nggak lupa, giginya ditongkrongin untuk ngeyakinin orang atas 'bahasa isyarat' yg gw praktekin...

huhuhu...padahal 18 Juli besok udah harus daftar wisuda...sementara gw...bab I pun lagi digarap...!!! ugh...! Belom lagi hafalan ayat-ayat ekonomi yang banyaknya setara 1 juz al-qur'an...[aaaaaaaarghh....!!!]

somebody help meeeeeeeeeeee...!!!!


mbeeeeeeee.....

Sunday, February 25, 2007

untuk adik-adikku tersayang


Assalamu'alaikum adikku...
Apa kabarmu disana? Semoga Allah selalu melindungi kalian, menaungi kalian dalam selimut rahmatNya...sehingga Mas masih bisa melihat senyuman dan keceriaan kalian di kampung sana. Mas selalu berdoa, agar kalian dekat dengan kasihNya...Karena bila kalian dekat sama Allah, kalian nggak perlu lagi merengek sama ibu bapak untuk minta sesuatu, kalian tinggal ambil air wudhu, tengadahkan tangan ke atas, dan ucapkanlah keinginan kalian sama Allah...Ucapkanlah nama Bapak dan Ibu di awal permohonan kalian. Jangan lupa adik-adikku, merekalah yang selama ini mengasuh kita, mengganti popok kalo kita ngompol, merekalah yang ngasih uang jajan buat kita, setiap hari Bapak harus rela panas-panasan untuk cari uang agar kita semua bisa makan enak. Bahkan, karena penghasilan Bapak nggak terlalu besar, Ibu harus rela pula memeras keringat untuk mencari tambahan uang agar kita bisa tersenyum, punya rumah sendiri...kalian harus tau, rumah yang sekarang bukanlah rumah kita, tapi rumah pinjaman, kita harus keluar dari rumah ini kalo Bapak udah pensiun...ya sayang...?

Adik-adikku...kalo kita ngomongin Bapak dan Ibu, rasanya malu hati ini, karena sampai detik ini Mas belum bisa memberikan yang terbaik buat mereka, Mas belum bisa ngasih uang jajan buat kalian, supaya Ibu Bapak nggak pusing lagi cari uang untuk jajan kalian...makannya kalo kalian berdoa, mintalah ampunan sama Allah untuk Bapak dan Ibu, karena kita selalu merepotkan mereka, mungkin di balik senyuman mereka selama ini, ada beribu tetesan air mata yang mereka kucurkan karena mereka sayang sama kita...

Adik-adikku... Mas punya satu impian buat Bapak Ibu, tapi...jangan bilang-bilang sama mereka ya...? nanti kalo mereka tau, Mas takut mereka marah sama kita, kalian sayang kan sama Bapak Ibu...? Kalian harus tau, kalo ada kehidupan lain yang lebih indah dan abadi, mau apa aja pasti ada di sana...kita mau jajan apa aja udah tersedia di sana, mau es krim? bakso? pokonya semua ada di sana...Tapi adik-adikku tersayang...yang bisa memasuki dunia itu hanya orang-orang tertentu saja, merekalah para Nabi dan Rasul, para shahabat, para Auliyaa, dan orang-orang sholeh akan berkumpul di sana...Mas nggak tau, apakah kita bisa masuk ke sana...Tapi, kayaknya ada satu kemungkinan agar Bapak Ibu bisa masuk kesana...Mulai saat ini, kita harus kumpulkan pahala sebanyak-banyaknya, kita harus jadi orang sholeh kayak yang dicontohkan sama Nabi kita tercinta, nah udah gitu...saat kita ditanya sama Allah, kita bilang aja "Ya Allah...Dzat yang kami cintai, kami hanyalah manusia biasa yang penuh dengan dosa, kami bisa begini, karena Bapak Ibu sudah bekerja keras agar kami jadi hambaMu yang taat, hari ini, kami ingin memberikan surprize buat Bapak Ibu, walaupun kami yakin ini belum cukup buat mereka...Tapi ya Allah, kami mohon Engkau mengabulkan hadiah kami untuk Bapak dan Ibu... Ya Allah, timbanglah seluruh amal baik kami bertiga...lalu limpahkanlah seluruh pahala itu ke timbangan Bapak Ibu kami, kami ingin, mereka bahagia di alam penuh kebahagiaan itu ya Allah
...dan timbanglah seluruh amal keburukan dari Bapak dan Ibu, jangan sampai ada yang tersisa ya Allah...karena Engkaulah Dzat yang maha Adil. Lalu limpahkanlah seluruh timbangan dosa itu pada kami...agar Bapak dan Ibu bisa leluasa memasuki alam penuh kebahagiaan itu ya Allah...Tapi, janganlah Engkau beritahu Bapak Ibu kalo ini semua adalah ide kami bertiga...karena ini semua adalah surprize yang kami nanti-nantikan dalam masa yang lama...Ya Allah...kabulkanlah permohonan kami, kami mohon ya Allah...maafkanlah kami bila kami lancang terhadapMu..."

Adik-adikku tersayang...kalian sudah dengar impian Mas...kalo kalian takut melakukannya...biarlah Mas sendiri yang melakukannya...kalian temani Bapak Ibu di sana ya...? Mas sayaaaang banget sama kalian...

Salam manis selalu dari Masmu...
Wassalam

Friday, February 23, 2007

ijinkan aku menatapmu sedetik saja

"Ternyata dalam hatiku ada namamu.."


Pekan Ta’aruf bulan lalu ternytata membawa sesuatu yang mengganjal dalam diri...kerudung biru yang kau kenakan, dan sepasang kaca di matamu...membuatku jatuh dalam gulita renungan...

Yah…cinta lagi-cinta lagi..apa nggak ada yang lain? Eits, tunggu dulu teman, kalian nggak akan bisa pungkiri kalo di dalam relung hati temen2 yang paling dalam pasti ada suatu ruang yang dikaruniakan Allah khusus nangani masalah yang atu ini. Bener nggak? Ane yakin seyakin-yakinnya, diantara sejuta kaum hawaa yang diciptakan Allah di dunia, ada satu yang selalu mengganggu vikiran kita?Atau sebaliknya, diantara 5 hawaa, ada satu pria idaman yang jadi inceran (Glek..!) Wuih...,apa iya? Iya donk, sekalipun itu di kampus kita yang aturannya ”super ketat bin sangar” dalam menanggapi hal yang satu ini, tapi tetep aja tuh, yang namanya ’moyem’ (Mojok diem-diem) di tengah hingar-bingar kampus kita tercinta tetep aja bisa kita temukan. Weleh-weleh...”Lho, mas, kan kita ngomongin tugas kuliah?”...”Aku kan Cuma curhat-curhatan?”...”Kan nggak pegang-pegangan, Mas?”. (Back sound : lambemu mas...mas!) Yap, itulah ”virus” cinta ato virus merah jambu, yang jelas bukan virus abu-abu, hehehe...Hmmm jangan-jangan ketika temen2 baca sepenggal tulisan ini, udah ada satu lukisan si dia yang menggantung di pikiran kita? Uhuy! Sape tuuuch..?

Oey..! Haram tuch! Dose-dose!!!(baca: dosa). Hush! Tunggu dulu, jangan asal nuduh, Bung. Kadang kita terjebak dalam satu konsep yang salah dalam memahami realitas ini. Padahal, Allah swt sendiri yang mengkaruniakan perasaan indah ini pada setiap insan, baik yang beriman ataupun yang tidak beriman, yang jelek maupun yang cantik, yang negro maupun yang bule, yang di kota maupun yang di pedalaman yang sedalam-dalamnya (Wuih??!) Artinya apa? Setiap manusia memiliki rasa ini, dengan kata lain, semua ini adalah fithrah alias sunnatullah. Ok, Bro?! Jadi nggak ada salahnya kalo kita menyukai lawan jenis kita yang dianggap paling ”sempurna” dibanding yang lain.

But, The Problem is...

Maksud hati ingin ukhuwah dengan lawan jenis, tapi malah terjebak dalam pacaran. Tadinya pengen menjalin ukhuwah islamiyah, tapi apa daya kecemplung jadi demenan. He..he.. jangan heran atuh, sebab hubungan dengan lawan jenis itu rentan banget disusupi oleh perasaan-perasaan lain yang getarannya lebih dahsyat. Apalagi kalo ditambah naik bajaj, dijamin tambah menggigil karena vibrasinya kuat banget (apa hubungannya?) ?

Diantara kita pasti punya peran yang berbeda-beda di kampus. Ada yang ngikut sebagai aktivis BFM, aktivis dakwah, dan bahkan ada juga sebagai aktivis “Matukul” alias Mangan-turu-kuliah. Secara sadar ataupun tidak, kita akan terjebak dalam cinta lokasi. Apalagi antara Adam dan Hawaa udah mengerti kebiasaan masing-masing. Sehingga perasaan serr-serran pun menjadi menu wajib ketika saling berpas-pasan.

Hmmmhhhh...udah ah, ngomongin itu nggak bakalan abis-abis, hehehehe...

Sunday, February 18, 2007

Ketika dua mata bertemu


"zat" itu bagaikan molekul dalam hati kita yang akan berreaksi bila bertemu dengan "partikel" yang berbeda jenis. Terkadang hati ini lelah, bila terus menjadi mediator si molekul itu yang terus menuntut untuk berreaksi. Namun...seringkali ia dahaga bila kegelapan mulai menyusup dalam relung-relungnya. Ia juga sering bergolak bila salah satu panca indera menangkap sinyal gelombang c1-nt4 MHz. Aneh, bila hati ini selalu teringat gelombang lain yang selalu mengganggu itu...ia tak mengenal waktu, tak mengenal tempat, dan tak mengenal usia. Mengapa Tuhan harus menciptakan infra merah jambu itu...? Memang, molekul itu ada sejak manusia pertama diciptakan. Bahkan, Nabi Adam meminta Allah swt agar menciptakan seseorang yang memiliki gelombang sama dengannya...lalu muncullah Hawa. Ia ada untuk menemani sang Adam. Sayang...gelombang itu terlalu luas untuk dilukiskan...sampai ku tak tahu lagi kata-kata apa yang pantas untuk mengungkapkan keindahannya...Subhanallah...